Monday, June 17, 2013

Review - Eremidia Dungeon

Ok, review kali ini adalah review untuk salah satu game fenomenal yg ada di forum RMID. Kenapa fenomenal? Developernya sendiri ngemasukin karakter2 dari berbagai project on-going member RMID. Seneng kan kalo semisal karaktermu masuk sebagai cameo game orang? Well, langsung aja reviewnya

Title : Eremidia Dungeon (Demo)
Genre : RPG Dungeon Crawler
Engine : RMVX
Bahasa : English
Playtime : 40 menit ++

Opening Scene
Story :
Pada pemerintahan King Dnas XIII, monster-monster bermunculan di seluruh penjuru Eremidia. Seorang Scout dipanggil ke Eremediana Castle, untuk membantu King Dnas XIII yang ternyata dikutuk oleh seorang penyihir jahat Magas. King Dnas XIII memilih untuk pergi ke Grace Island, dimana dia telah mengirimkan pasukan ekspedisi ke pulau eksotis itu, karena tidak ada kabar dari pasukannya setelah satu bulan lamanya.

Dan di Grace Island, King Dnas dan sang Scout mengetahui bahwa untuk menangkap Magas dan komplotannya yang disebut Dark Scripters dibutuhkan kekuatan yang cukup besar. The Black One dikabarkan akan dibangkitkan kembali oleh Dark Scripters dan Magas. Dan saat itulah seni kuno memanggil Hero dari cerita-cerita dalam buku terkuak. Kekuatan yang menyimpan tanggung jawab besar, tentunya... (dikutip dari sumber asli).

Natural dialogues
Dengan mengkesampingkan grammar (karena gw ngga gitu pinter soal grammar), dialog yang disajikan dalam Eremidia Dungeon cukup menarik. Setiap pelaku dialog mempunyai karasteristik dalam setiap percakapannya dan tingkah lakunya.

Another dialogues
Terkadang baca dialognya yg unik bisa bikin senyam-senyum *hammer*. Oh well, meski begitu, NPC2 yang ada dalam kota belom bisa diajak interaksi.

Ok, secara story dan presentasinya ga menuai protes dari gw. Good job.

Gameplays :

Battle System :
Battle system yang digunakan dalam game ini adalah SBS Kaduki dengan party yang dapat disummon dengan menggunakan Lore Books di sebuah altar yang khusus untuk summon.

Battle System
Yang menarik dari battle system game ini bahwa hampir setiap skill mempunyai cabang yang berbeda-beda. Dari yang mempunyai harga MP rendah sampai tinggi. Dan tentunya juga berpengaruh pada besarnya damage.

Skill charge
Tidak hanya sekedar pilah-pilah skill doank. Hampir setiap skill offensif harus di-charge. Semakin banyak charge, maka akan semakin sakit pula.

Normal attack also has its own types
Normal attack sama seperti skill. Mempunyai cabang. Normal attack disini menggunakan system timed-hit. Dimana jika kamu berhasil memencet tombol D (misal kamu milih D) saat tepat akan menyerang musuh, normal attackmu akan menjadi tambah besar. Jadi disini normal attack juga tidak bisa diremehkan kekuatannya.

Dengan adanya timed hit dan charge, player tidak hanya sekedar memanajemen pernggunaan skill dalam system turn based saja. Tapi juga dibutuhkan skill player untuk memaksimalkan penggunaan skill tersebut.

Ada juga musuh yang harus dikalahkan dengan cara tertentu. Artinya, kamu tidak bisa sekedar serang dan menang. Apabila kamu salah strategi, maka inilah yang terjadi.

Challenging Battle System
Jika dibandingkan dengan project sebelumnya yang bernama Wandering Brawler yang digarap si developer, gw lebih tertarik Battle System yang satu ini. Battle system lebih santai namun taktis (dan juga battle reward yang lumayan).

Unskipable victory aftermath
Hanya ada satu yang gw komplen dari sini. Victory aftermath tidak bisa dipercepat dengan menggunakan confirm button. Itu berarti, setiap kali selesai battle, kamu harus menunggu dan melihat victory aftermath yg gw bilang cukup lama.

Lainnya :
Karena gw maen cuman fokus di dungeon, gw ngga nyoba2 untuk pergi ke desa, mampir shop atau yang lainnya. Jadi sementara ini gw cuman bahas battle systemnya doank.

Graphics :

Main menu design (taken from original post)

Menu Design :
Secara overall gw suka design menunya. Simple nan enak diliat. Walau gw pada awalnya kebingungan ini savenya dimana lol. Langsung aja wa mau bahas beberapa screenshot yang sempet gw ambil dari gamenya.

Journal menu
Yang gw suka dari jurnal ini adalah fungsinya bener2 sebagai jurnal. Dimana menu ini nampilin jurnal karakter dalam bentuk narasi / cerita. Bukan sekedar catatan-catatan quest yang tersusun seperti tugas.

Shop Scene
Yang satu ini cuman pendapat pribadi. Gw sempet salah lihat. Secara insting, gw langsung liat kalo kanan atas adalah gold untuk player. Taunya ternyata gw kebalik. Yang bawah gold untuk player, dan yang atas untuk merchantnya. Oh well, kalopun ngga dipindah seh g masalah. Itu keputusan developer nantinya.

In game town map
Mapping :
Map dalam game ini lumayan padat berisi dan ramai. Walau dengan tileset VX yang chibi bisa merepresentasikan sebuah desa yang ramai. Hanya saja, mungkin beberapa passability perlu diatur ulang. Seperti hal yang satu ini.

Fail
Mapping dalam dungeon menggunakan semacam visible line of sight / fog of war. Hal ini menambah kemisteriusan dari dungeon itu. Dan mungkin jika developer ngga nyediain fitur teleport paling player udah ga berani jauh-jauh masuk ke dalem dungeon. Well, seperti ini screenshotnya.

Fog of war (taken from original post)
Musics:
Nah, bagian yang satu ini rasanya mau nulis serba salah. Pasalnya developer sendiri gunain resors lagu gw untuk game ini. Dan gw juga yang nyumbang lagu themenya. Jadi wa rasa orang lain sajalah yang berhak menilai *hammer*

Catatan gw, untuk lagu theme pioneer di scene awal-awal jika menemukan kejanggalan looping itu karena kesalahan gw *hammerlagi*.

Bugs :
Yang namanya manusia tentu tidak lepas dari yang namanya kesalahan. Begitu juga yang gw temuin beberapa dari game ini. Ok, ayo dikupas.

Teleport fail
Notifikasi itu harusnya kalo gunain teleport di town. Tapi kasus ini gw ga bisa balik ke town pas di dungeon. Well, ini kejadian pas gw abis balik dari town trus masuk ke last checkpoint gw di dungeon. Untung developer ngasi item yang bisa save dimana aja. Paling gw terusin kalo bug yg satu ini dah beres, patch, dan gw bisa lanjut maen. Jadi sementara ini gw berhenti karena alesan ini dulu.

Fog of war fail
Ngga begitu ganggu juga sih. Tapi tetep yang bug ya namanya bug.

Overall: 
Ini game kewl. Potensi untuk jadi game salah satu game RM dari indo terbaik di list gw. Good, teruskan!

7 comments:

  1. LUOLOLOLOLOLOLOLLOL

    gue donk, stuck gk iso tele, MAKSA BALEK :close: (padahal waktu itu ane stuck di lantai 3 pas samping bos battle)

    ReplyDelete
    Replies
    1. gw belom nyampe floor level 3. Jadi ya gw save dulu pake item save dimana saja. Kalo itu ngga ngebug paling gw dah tamat maen e _(:3jL)_

      Delete
  2. awal-awal maen, pergi ke nisan gede belakang panggung. interact sama kuburannya biar nanti dapet skill point semua heronya :3

    ReplyDelete
  3. attributenya macem dota ini, kereen xD
    kalo ente bilang victory aftermath-nya lama, pasca minum pot darah juga lama juga. mungkin butuh ditelen dulu kali yuak ~_~"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lol, yang gwa review ini versi 0.5
      Sekarang mah udah diperbaiki

      Delete
  4. gak bisa dowmload gan...

    ReplyDelete

Comment rules :
1. Stay in topic or I will ignore
2. Comment must be in either Bahasa Indonesian or English.

I appreciate any form of comments. However, please do not spam!